Pesan Prabowo Terngiang di Senayan — Gerindra Menyesalkan Sudewo Dijerat KPK

 

Ruang Komplek Parlemen Senayan mendadak riuh ketika kabar penetapan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka KPK mencuat ke publik. Wajah-wajah serius terlihat di kalangan elite Partai Gerindra, partai yang menaungi Sudewo. Di tengah sorotan kamera, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad akhirnya angkat bicara.

Nada penyesalan terdengar jelas. Gerindra, kata Dasco, menyayangkan peristiwa hukum yang menjerat kadernya itu. Namun, di saat yang sama, partai menegaskan satu sikap: tidak ada perlindungan politik bagi kader yang berhadapan dengan hukum.

“Proses hukum kami hormati sepenuhnya,” ujar Dasco singkat, menegaskan bahwa Gerindra tidak akan mencampuri penanganan perkara yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sudewo sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan praktik jual beli jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. Statusnya kini meningkat menjadi tersangka dan telah ditahan. Kabar itu cepat menyebar dan menjadi bahan pembicaraan hangat, baik di Senayan maupun di internal partai.

Di hadapan awak media, Dasco lalu mengungkapkan pesan yang disebutnya berulang kali ditekankan oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, kepada seluruh kader, terutama mereka yang memegang jabatan publik. Pesan itu terdengar sederhana, namun tegas: jaga integritas, hati-hati dalam bertindak, dan jangan mengkhianati amanah rakyat.

“Pak Prabowo selalu mengingatkan kader yang jadi pejabat, baik eksekutif maupun legislatif, untuk mawas diri dan bekerja lurus untuk rakyat,” kata Dasco.

Pesan tersebut, menurut Dasco, bukan sekadar formalitas. Ia disebut terus disampaikan Prabowo dalam berbagai kesempatan internal partai, sebagai pengingat bahwa kekuasaan adalah amanah, bukan ruang untuk kepentingan pribadi.

Nada serupa juga datang dari kader Gerindra lainnya di parlemen. Mereka menilai kasus Sudewo adalah tanggung jawab pribadi, bukan cerminan kebijakan partai. Namun peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa pengawasan terhadap kader harus terus diperketat.

Di tengah dinamika politik nasional, kasus ini kembali menempatkan partai politik di bawah sorotan publik. Bagi Gerindra, penetapan tersangka terhadap Sudewo menjadi ujian konsistensi antara slogan pemberantasan korupsi dan praktik di lapangan.

Sementara proses hukum terus berjalan di KPK, satu pesan kini kembali bergema di internal Gerindra—pesan yang disebut Dasco berasal langsung dari Prabowo: jabatan boleh tinggi, tapi hukum dan etika tetap lebih tinggi.

Lebih baru Lebih lama