Kabupaten Bandung – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan diresmikannya Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-25 yang kini telah beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung.
Keberadaan 25 dapur SPPG ini menjadi bagian dari dukungan nyata Kadin Kabupaten Bandung terhadap program nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih. Selain berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, program ini juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja, dengan total mencapai sekitar 18.000 orang.
Ferry Arya Putra, SH. selaku perwakilan Bidang Hukum Kadin Kabupaten Bandung, menegaskan bahwa Kadin hadir tidak hanya sebagai pendukung kebijakan, tetapi juga sebagai pelaksana dan pengawas langsung di lapangan.
“Kami hadir sebagai pelaksana dan pengawas di lapangan untuk memastikan program ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, Kadin Kabupaten Bandung secara aktif mendorong para pemilik dapur SPPG agar mematuhi seluruh regulasi dan perizinan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kepatuhan terhadap standar tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan dan kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.
“Kami mendorong para pemilik dapur agar memenuhi seluruh persyaratan, termasuk sertifikasi higienis serta ketersediaan tenaga ahli gizi yang mumpuni,” tambahnya.
Dengan beroperasinya dapur SPPG ke-25 ini, Kadin Kabupaten Bandung berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan secara berkelanjutan, profesional, dan tepat sasaran, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Bandung.
