TOMOHON, Humas Polda Sulut – Personel Polsek Tomohon Tengah mengamankan tujuh orang siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang kedapatan membolos saat jam pelajaran berlangsung, Selasa (27/1/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WITA.
Penertiban ini dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas para pelajar tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, ketujuh pelajar tersebut ditemukan sedang berada di salah satu kamar asrama di Tomohon.
Saat diamankan, mereka tengah asyik bermain telepon genggam (HP) dan tidak berada di lingkungan sekolah sebagaimana mestinya.
Guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta memberikan pembinaan, para pelajar tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Tomohon Tengah. Di sana, pihak kepolisian melakukan pendataan serta memanggil orang tua/wali murid dan pihak sekolah.
”Langkah ini kami ambil untuk memberikan efek jera yang bersifat edukatif. Kami ingin para siswa ini kembali disiplin dan fokus pada tujuan utama mereka, yaitu menempuh pendidikan,” ujar Kapolsek Tomohon Tengah Iptu Stenly Tawalujan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mengawasi tumbuh kembang anak.
”Kami mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih ketat melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak. Kerja sama semua pihak sangat diperlukan guna mencegah kenakalan remaja serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Tomohon,” tutupnya.
