Viral Pengeroyokan di Konser Musik Dawe Kudus, Isu Uang Damai Rp195 Juta Dipastikan Tidak Benar

 


MATA PERISTIWA.NET | Kudus – Peristiwa pengeroyokan yang terjadi saat konser musik dangdut di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, mendadak viral di media sosial. Kasus ini ramai diperbincangkan setelah muncul narasi sensasional yang menyebut adanya uang damai sebesar Rp195 juta. Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar dan telah dibantah langsung oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan data dan keterangan resmi aparat kepolisian, insiden tersebut terjadi pada pertengahan Januari 2026 saat berlangsung hiburan musik di wilayah Dawe. Keributan bermula dari saling senggol antarpengunjung, yang kemudian berujung pada aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja berusia 16 tahun.

Korban mengalami luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Polisi bergerak cepat mengamankan para terduga pelaku yang diketahui berjumlah lebih dari satu orang, dengan beberapa di antaranya masih di bawah umur.

Kapolres Kudus melalui keterangannya menegaskan bahwa tidak ada uang damai sebesar Rp195 juta seperti yang beredar luas di media sosial. Informasi tersebut disebut sebagai hoaks dan menyesatkan.

“Yang benar adalah adanya upaya penyelesaian secara kekeluargaan dengan pendekatan restorative justice. Bantuan yang diberikan hanya sebatas biaya pengobatan korban, bukan ratusan juta rupiah seperti isu yang berkembang,” tegas pihak kepolisian.

Keluarga korban pun turut membantah kabar tersebut dan meminta masyarakat tidak mudah percaya pada unggahan media sosial yang belum tentu bersumber dari informasi resmi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi viral, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Polisi juga memastikan bahwa proses hukum tetap dilakukan sesuai aturan, terutama karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengamanan ketat dalam setiap kegiatan hiburan masyarakat, serta perlunya kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban demi menghindari insiden serupa di kemudian hari.

MATA PERISTIWA.NET

Fakta Cepat, Akurat, dan Berimbang

Lebih baru Lebih lama