Sumedang – Tahu Sumedang dikenal sebagai salah satu kuliner khas Jawa Barat yang telah melegenda. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam, membuat tahu ini digemari berbagai kalangan. Meski identik dengan daerah asalnya, Tahu Sumedang ternyata dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan dan langkah yang relatif sederhana.
Proses pembuatan Tahu Sumedang dimulai dari bahan utama berupa kedelai pilihan. Kedelai direndam selama beberapa jam hingga mengembang, kemudian digiling dan diperas untuk diambil sari kedelainya. Air sari kedelai tersebut lalu dimasak hingga mendidih sambil terus diaduk agar tidak meluap.
Setelah matang, cairan kedelai diberi bahan penggumpal, seperti air asam atau cuka makanan, hingga protein kedelai menggumpal dan terpisah dari airnya. Gumpalan tersebut kemudian disaring dan dicetak menggunakan cetakan tahu yang dilapisi kain bersih, lalu dipres agar airnya keluar dan teksturnya menjadi padat.
Tahap selanjutnya adalah pemotongan tahu sesuai ukuran khas Tahu Sumedang, yakni kecil dan tipis. Tahu yang telah dipotong kemudian direndam dalam larutan bawang putih, garam, dan air untuk memberikan cita rasa gurih yang khas.
Untuk penyajian, tahu digoreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga bagian luarnya berwarna keemasan dan renyah. Hasilnya adalah Tahu Sumedang yang kopong di dalam namun tetap lembut, serta memiliki aroma khas yang menggugah selera.
Menurut para pelaku usaha tahu, kunci kelezatan Tahu Sumedang terletak pada kualitas kedelai, keseimbangan bumbu, serta teknik penggorengan yang tepat. “Minyak harus benar-benar panas agar tahu langsung mengembang dan tidak menyerap terlalu banyak minyak,” ujar salah satu perajin tahu.
Dengan proses tersebut, masyarakat kini dapat menikmati Tahu Sumedang tanpa harus berkunjung langsung ke Sumedang. Selain menjadi camilan, tahu ini juga berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha rumahan yang menjanjikan.
