PANGKEP – Kecelakaan pesawat ATR 42-500 menyisakan duka mendalam. Korban kedua yang berhasil diidentifikasi adalah Florencia Lolita, seorang pramugari cantik yang dikenal ramah dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugasnya sebagai awak kabin.
Florencia ditemukan tim SAR gabungan di lereng terjal Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Medan ekstrem dan cuaca yang tidak bersahabat membuat proses evakuasi berlangsung penuh tantangan hingga akhirnya jenazah berhasil dibawa ke posko untuk proses identifikasi.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan memastikan identitas Florencia melalui pencocokan data antemortem dan postmortem, meliputi data medis, ciri fisik, serta barang pribadi yang melekat pada korban.
Di mata rekan kerja, Florencia dikenal sebagai sosok pramugari yang selalu menebar senyum kepada penumpang. Penampilannya yang anggun kerap menjadi perhatian, namun profesionalisme dan keramahan menjadi ciri utama almarhumah selama bertugas.
Kabar duka ini mengguncang keluarga dan kerabat. Tangis haru menyertai pengumuman resmi identifikasi korban di posko DVI. Keluarga berharap almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban lainnya di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Pihak berwenang menegaskan proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel serta ketelitian dalam penanganan korban.
