Jakarta | MataPeristiwa.net —
Kontroversi seputar identitas foto masa muda Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat ke ruang publik. Kali ini, pernyataan datang dari Dr. Tifauzia Tyassuma, yang dikenal sebagai Dokter Tifa, yang mengklaim bahwa foto-foto Jokowi muda yang selama ini beredar hampir tidak menunjukkan kemiripan secara ilmiah.
Dalam pernyataan yang beredar luas di media sosial, Dokter Tifa menyebut bahwa hasil analisisnya menunjukkan tingkat kemiripan hanya sekitar 1 persen, sementara 99 persen lainnya mengindikasikan perbedaan karakter wajah yang signifikan.
Dokter Tifa menyampaikan bahwa kesimpulan tersebut diperoleh melalui analisis anatomi wajah dengan pendekatan matematis, yang membandingkan sejumlah variabel morfologi. Ia menyebut sedikitnya 17 indikator wajah, di antaranya struktur rahang, rasio wajah, posisi telinga, sudut tulang pipi, hingga pola garis rambut.
Menurutnya, perhitungan dilakukan menggunakan pendekatan statistik dan metode pengkodean ekspresi wajah (Facial Action Coding System/FACS), yang lazim dikenal dalam kajian ekspresi dan anatomi wajah.
“Kalau dianalisis secara angka dan struktur anatomi, kemiripannya sangat kecil. Itu yang saya sampaikan,” ujar Dokter Tifa dalam salah satu pernyataannya.
Namun demikian, klaim tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapatkan pembuktian atau verifikasi dari lembaga forensik resmi, baik dari kepolisian, institusi akademik, maupun otoritas negara. Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi yang menyimpulkan bahwa foto-foto masa muda Jokowi merupakan orang yang berbeda.
Isu ini menambah panjang daftar polemik yang melibatkan Dokter Tifa, yang sebelumnya juga menjadi sorotan publik dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Dalam perkara tersebut, Dokter Tifa bersama beberapa pihak lain telah berstatus tersangka dalam proses hukum yang masih berjalan.
Sementara itu, foto-foto masa muda Jokowi selama ini telah digunakan dalam berbagai publikasi, dokumentasi keluarga, serta pemberitaan media arus utama sejak lama. Meski demikian, klaim analisis wajah seperti yang disampaikan Dokter Tifa tetap memicu perdebatan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Jokowi maupun institusi negara terkait mengenai klaim perbedaan identitas berdasarkan analisis foto tersebut.
