Gowes Gocapan Lodaya, Kapolda Jabar Tinjau Program Penanaman 15.000 Polybag Ubi Cilembu Polres Sumedang

Sumedang — Program ketahanan pangan Polres Sumedang ini juga mendapat perhatian langsung dari Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., saat melaksanakan kegiatan Gowes Gocapan (Gowes Cari Sarapan) Lodaya dan silaturahmi di Mako Polsek Tanjungsari Polres Sumedang pada pukul 07.30 Wib. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar meninjau langsung tanaman ubi cilembu yang ditanam di polybag di area belakang Mako Polsek sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan. Sabtu (31/01/2026)

Selain itu, edukasi ketahanan pangan turut disampaikan melalui kehadiran maskot UCIL (Ubi Cilembu) sebagai simbol ajakan kepada masyarakat untuk peduli terhadap ketahanan pangan dan gizi keluarga sejak dini.

Polres Sumedang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif dan penguatan kemandirian pangan masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni penanaman ubi cilembu sebanyak 15.000 polybag yang tersebar di satuan kerja dan Polsek jajaran Polres Sumedang.

Program ini sejalan dengan kebijakan pimpinan Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif, baik di lingkungan kepolisian maupun pekarangan masyarakat, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Ubi cilembu dipilih karena merupakan komoditas unggulan Kabupaten Sumedang dengan nilai ekonomis tinggi serta mudah dbudidayakan.

Pelaksanaan program ketahanan pangan Polres Sumedang mengacu pada tiga pilar utama, yakni ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, dan pemanfaatan pangan. Di tingkat desa, implementasi dilakukan melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta penguatan lumbung pangan desa sebagai cadangan pangan masyarakat.

Pilar ketersediaan pangan difokuskan pada peningkatan produksi melalui optimalisasi lahan produktif berbasis potensi lokal. Pilar keterjangkauan pangan diarahkan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses pangan secara fisik maupun ekonomi melalui distribusi yang baik dan stabilitas harga. Sementara pilar pemanfaatan pangan menitikberatkan pada konsumsi pangan yang aman, bergizi, dan beragam (B2SA) guna mendukung perbaikan gizi dan pencegahan stunting.

Melalui sinergi Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan ini diharapkan mampu mendorong desa mandiri pangan serta memberikan kontribusi nyata dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang.

“Program ketahanan pangan yang dilaksanakan Polres Sumedang ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah, sekaligus memanfaatkan lahan produktif agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” ujar Kapolda Jabar. 

“Melalui kegiatan seperti ini, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut mendorong kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan” ungkap Kapolda Jawa Barat.

“Polres Sumedang melaksanakan penanaman ubi cilembu sebanyak 15.000 polybag sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kegiatan ini merupakan upaya pemberdayaan lahan produktif sekaligus penguatan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Sumedang.” ujar Kapolres Sumedang. 

“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendampingan, edukasi, dan sinergi lintas sektor, kami mendorong desa-desa di Sumedang agar mampu mandiri pangan dan berkontribusi dalam pencegahan stunting” pungkas Kapolres Sumedang.

* Kaperwil jabar
 

Lebih baru Lebih lama